The Power of Forgiving

5 05 2009

Dari milis sebelah,, sangat bermakna :

Forgiveness is the key to action and freedom.

~ Hannah Arendt

Forgiveness does not change the past, but it does enlarge the future.

~ Paul Boese

Ada seorang kawan, sebut saja Bambang, yang walaupun telah mempraktikkan dengan sungguh-sungguh apa yang saya tulis di buku Manage Your Mind for Success, mengatasi mental block, menerapkan prinsip-prinsip “Becoming a Money Magnet”, pasrah, dan berdoa dengan sungguh-sungguh namun masih juga tidak bisa maksimal memanifestasikan sukses dalam dirinya.

Ia bertanya, “Pak, kenapa sih kok saya masih mengalami kesulitan dalam mencapai sukses?”

“Maksud mu?” tanya saya.

“Begini Pak. Benar, saya mulai dapat merealisasikan sukses dalam hidup saya. Namun mengapa sukses masih sulit untuk dicapai? Katanya kalau sudah pasrah, syukur, sabar, mengatasi mental block, dan banyak berdoa, kita akan lebih mudah mencapai keberhasilan. Kenapa hasilnya kok beda dengan kawan saya. Ia melakukan yang Pak Adi ajarkan dan hasilnya sangat luar biasa. Kawan saya sekarang stress karena terlalu banyak orderan. Lha, saya stres karena orderan masih sepi,” tanya Bambang dengan bingung.

Para pembaca yang budiman. Apa yang saya uraikan di sini adalah jawaban yang saya berikan pada Bambang.

Saya berasumsi bahwa titik start mereka sama. Katakanlah sama-sama di titik 0 (nol). Mengapa ada yang cepat dan ada yang lambat dalam mencapai sukses?

Setelah saya ajak ngobrol ngalor ngidul alias panjang lebar, saya akhirnya menemukan satu block besar yang cukup menghambat dirinya. Dan block ini yang saya minta untuk segera diselesaikan jika ia ingin bisa cepat berhasil.

Apa block kawan saya ini? Tenyata Bambang menyimpan perasaan dendam yang dalam terhadap paman dan tantenya. Wah, ini cukup gawat kalau tidak segera dibereskan. Saya meminta Bambang untuk bisa memaafkan orang yang telah menyakiti hatinya.

”Pak, kalau bicara memang gampang. Pak Adi belum tahu apa yang terjadi. Coba Bapak bayangkan. Kalau Bapak jadi saya apakah Bapak juga akan bersedia memaafkan mereka?” jawab Bambang panjang lebar sambil menguraikan secara detil kisah sedih, penghinaan, pelecehan, dan masih banyak lagi hal-hal negatif yang telah dilakukan oleh keluarga paman dan tantenya terhadap keluarganya dan juga pada dirinya.

Manusia memang mahluk yang sangat cerdas. Apa yang dilakukan Bambang adalah hal lumrah yang dilakukan oleh kebanyakan orang. Bambang, bukannya belajar dan mencari hikmah dari apa yang yang telah terjadi belajar untuk bisa memaafkan paman dan tantenya, malah mencari pembenaran atas sikap dan dendam yang disimpan di hatinya.

Biasanya orang yang mendengar kisah Bambang akan berkata, ”Oh, ternyata keterlaluan ya perlakukan mereka terhadap kamu. Benar-benar tidak adil alias bo ceng li. Wah, kalau begitu saya bisa mengerti kalau anda masih marah dan dendam.” Dan si pendendam ini dengan senang dan bangga, karena mendapat dukungan dan persetujuan atas sikapnya akan segera menyambung, ”Nah, sekarang anda bisa mengerti situasi saya. Jadi sudah layak dan pantas kan kalau saya marah dan dendam pada mereka. Kan sangat manusiawi, normal, dan seharusnya demikian bila kita diperlakukan seperti itu.”

Hal yang sama juga dilakukan Bambang. Hanya kali ini ia tidak mendapat dukungan. Saya tetap menyarankan ia untuk bisa memaafkan serta melepaskan semua dendam dan amarahnya terhadap paman dan tantenya.

Mengapa saya bersikeras meminta Bambang untuk bisa memaafkan paman dan tantenya?

Jawabannya sederhana. Banyak orang yang mengalami kesulitan untuk maju dan berkembang karena energi psikis mereka terkuras untuk mempertahankan emosi marah dan dendam pada seseorang. Emosi negatif yang tetap ”dipelihara” dengan sangat tekun ini saya sebut dengan vampir energi psikis.

Saat kita memaafkan, dengan tulus, orang yang pernah menyakiti kita maka yang terjadi adalah kita menyingkirkan vampir energi psikis, yang selama ini menyedot energi kita tanpa kita sadari, dan sejak saat itu energi kita meningkat drastis, vibrasi kita meningkat, dan kita mulai memanifestasikan sukses dengan sangat cepat dan mudah.

Saya ingin meluruskan satu hal yang selama ini salah dimengerti oleh kebanyakan orang. Umumnya orang berpikir bahwa memaafkan orang lain berarti kita menerima dan setuju dengan perlakuan tidak adil yang mereka lakukan terhadap diri kita. Orang berpikir bahwa memaafkan berarti kita harus menghubungi kembali orang yang pernah menyakiti kita. Mereka berpikir bahwa memaafkan adalah sesuatu yang kita lakukan untuk orang lain. Benarkah begitu? Tidak!

Memaafkan sebenarnya adalah tindakan yang kita lakukan untuk diri kita sendiri. Lha, kok bisa begitu? Memaafkan sebenarnya adalah tindakan yang sangat ”egois” yang hanya ditujukan demi keuntungan diri kita sendiri. Memaafkan bukan hanya ditujukan untuk orang lain namun terutama untuk diri sendiri. Hanya orang kuat yang mampu memaafkan orang lain maupun diri sendiri. Mahatma Gandhi mengungkapkan hal yang sama saat beliau dengan sangat bijak berkata, ”The weak can never forgive. Forgiveness is the attribute of the strong.”

Energi negatif antara kita dan orang lain, karena kemarahan dan dendam kita terhadap mereka, selain menyedot atau menguras energi psikis kita juga membentuk suatu ikatan energi yang sangat menghambat kemajuan kita.

Lalu, siapa saja yang harus kita maafkan? Kalau pada kasus Bambang yang harus dimaafkan adalah paman dan tantenya. Namun secara umum kita harus memaafkan siapa saja yang pernah ”menyakiti” hati kita. Baik orang yang masih hidup maupun yang telah meninggal. Bagaimana caranya untuk mengetahui siapa orangnya? Mudah. Coba ingat wajah seseorang. Bagaimana perasaan anda terhadap orang ini? Jika ada perasaan tidak enak atau ada emosi negatif di hati anda maka orang ini harus dimaafkan.

Kalau anda cukup jeli anda bisa melihat bahwa saya menuliskan kata menyakiti di dalam tanda kutip. Apa maksudnya? Sering kali apa yang kita alami sebenarnya bukanlah sesuatu yang sungguh-sungguh menyakitkan kita. Yang terjadi adalah kita, karena persepsi yang salah, telah salah memberikan makna pada apa yang kita alami.

Saat kita telah memaafkan orang lain saat itu pula tali energi negatif yang selama ini menghubungkan kita dengan orang itu terputus. Orang itu akan merasakan sesuatu yang positif dalam dirinya. Jangan kaget bila suatu saat, setelah anda memaafkan orang yang pernah menyakiti anda, tiba-tiba sikap orang itu pada anda berubah walaupun anda tidak memberitahu bahwa anda telah memaafkan dirinya.

Prinsip ini pula yang bekerja saat seseorang melakukan meditasi cinta kasih atau Metta Bhavana. Dalam meditasi cinta kasih kita mengirim energi cinta kasih kepada semua mahluk termasuk kepada musuh-musuh kita. Biasanya, setelah sering melakukan meditasi cinta kasih, yang sudah tentu di dalamnya terdapat unsur memaafkan dengan tulus, maka diri kita akan berkembang pesat dan kita akan melihat perubahan sikap dalam diri musuh kita terhadap diri kita. Perubahan ini sudah tentu yang positif.

Apakah kita perlu menghubungi orang yang kita maafkan? Tidak harus. Bila kira rasa perlu maka kita dapat menghubungi orang itu dan menyampaikan bahwa mulai sekarang dan seterusnya kita memaafkan apa yang telah ia lakukan terhadap diri kita. Dalam hati kita sudah tidak ada lagi dendam dan amarah terhadap dirinya.

Apakah kita perlu menjalin kembali hubungan dengan orang yang telah menyakiti hati kita setelah kita memaafkan mereka? Ya dan tidak. Semua bergantung pada diri kita sendiri.

Intinya, memaafkan tidak berarti kita menyetujui. Memaafkan melibatkan keinginan untuk melihat sesuatu dengan sudut pandang yang lain – untuk bisa memahami dan melepaskan. Orang lain menyakiti kita karena sebenarnya mereka adalah manusia lemah.

Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana cara memaafkan yang efektif?

Pertama, anda perlu menetapkan siapa orang yang akan anda maafkan. Kedua, anda melakukan relaksasi dan masuk ke kondisi alfa. Mengapa harus di alfa? Karena emosi dan memori letaknya di pikiran bawah sadar.

Setelah itu, sambil membayangkan wajah orang yang akan anda maafkan, ucapkan afirmasi berikut:

”Saya memaafkan anda dengan tulus dan sepenuh hati. Saya membebaskan dan melepas semua ikatan energi negatif antara diri saya dan anda. Mulai saat ini, apa yang pernah terjadi di antara kita, beserta semua muatan emosi negatifnya, selesai sampai di sini. Saya mendoakan semoga anda hidup bahagia dan damai. Sekarang saya telah bebas, anda juga bebas, dan semua menjadi baik di antara kita. Semoga anda hidup bahagia dan damai.”

Berapa kali afirmasi ini perlu diucapkan? Bergantung pada masing-masing orang. Ada yang melakukan satu kali, dua kali, tiga kali, atau berkali-kali. Yang penting adalah setelah selesai mengucapkan afirmasi pikiran dan perasaan kita tenang dan damai. Bila selanjutnya kita membayangkan wajah orang yang pernah menyakiti kita dan sudah tidak ada lagi perasaan negatig maka saat itu berarti kita telah berhasil memaafkan orang itu. * Adi W. Gunawan

“To forgive is to set the prisoner free, and then discover the prisoner was you” ~Anonymous

Have a positive day!

Salam Inspirasi





Amor Vimcit Omnia

29 03 2009

Cinta datang dengan gembira, airmata, bahkan luka..
Ia hadir dalam pemberian dan pengorbanan
Ia datang dengan gegap gempita,
mengubah duka menjadi suka
tangis menjadi tawa,
dan sedih menjadi ceria..
Cinta dalam bentuk apapun
Ia membuat baik pada akhirnya

AMOR VINCIT OMNIA
Cinta itu telah lahir pada diri muda-mudi negeri ini
Lahir dari inkubator ujian dan cobaan.

Lihatlah dimatamu..
Meski Nampak kelelahan tapi cahaya itu tersemburat darinya
Cinta itu terpatri kuat disana
Penuh cita agar negeri ini sejahtera
Dan penuh damba
Akan rahmat dari Rabb Pencipta Alam Semesta

Selamat Berkarya Untuk Indonesia

——————————————————

Didedikasikan bagi mereka
Yang memberikan inspirasi
Memberikan arti sahabat
Memberikan arti perjuangan dalam beragam bentuk

Terutama mereka..
Yang mampu menggetarkan hatiku dengan perilakunya
“Mungkin orang tak melihat kalian bekerja dan tak peduli dengan keberadaan kalian,
Tapi ada yang tahu dan Maha tahu..”

Kita boleh beda dalam banyak hal,,
tapi izinkan aku memilih yang sama seperti kalian pilih
Memperjuangkan yang sama seperti yang kalian perjuangkan

Ditulis ulang
Yogyakarta, 28 Maret 2009





Kontes Slam Dunk NBA

16 02 2009

Kemaren iseng-iseng liat kontes Slam Dunk NBA 2008- 2009
Wah,, mantap betulll

Bayangin aja si Nate Robinson bisa ngedungk dengan ngelewatin si Dwight Howard yang tinggingya nyaris 1,5 kali nya.. ckckck kok bisa ya setinggi itu… jangan2 di sepatunya ada per gitu..hehe

Lihat aja videonya





SIM Card include GPS

16 02 2009

Ini dia berita baik bagi yang ingin punya teknologi GPS tetapi tidak mau mengganti ponsel kesayangannya.

Sagem Orga, perusahaan pembuat kartu pintar (Smart Card) telah bekerja sama dengan BlueSky Positioning untuk membuat kartu SIM untuk ponsel yang sudah mempunyai teknologi penerima sinyal GPS (assisted-GPS).

Dengan adanya kartu SIM plus GPS ini maka para pengguna tidak perlu untuk mengganti ponsel maupun software yang sudah dimiliki sebelumnya.

Kartu SIM seperti ini pasti banyak ditunggu oleh banyak orang tetapi balik lagi ke soal uang, berapa besar biaya tambahan untuk kartu SIM plus GPS ini. Dan juga, mungkin tidak semua orang mau menggunakannya, mengingat mereka akan terus bisa dilacak kemanapun mereka pergi.

Sumber berita : http://otakku.com





Kami Tidak Akan Menyerah

16 01 2009

[Terjemahan dari lagu We Will Not Down...]

Cahaya putih yang membutakan mata
Menyala terang di langit Gaza malam ini
Orang-orang berlarian untuk berlindung
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati

Mereka datang dengan tank dan pesawat
Dengan berkobaran api yang merusak
Dan tak ada yang tersisa
Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini

Wanita dan anak-anak
Dibunuh dan dibantai tiap malam
Sementara para pemimpin nun jauh di sana
Berdebat tentang siapa yg salah & benar

Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan
Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujam asam
Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit
Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini





You can burn…our mosques and our homes and our schools. But our spirit will never die.

16 01 2009

Innalillahi wa inna ‘ilaihi raji’uun…
Malam ini betul2 tidak bisa tidur… Mungkin ini sudah masuk fase-fase puncak kekecewaan perang di Gazza tidak berakhir2.. Bayangkan tempat penampungan 120 orang Palestine yg baru ” dipindahkan” oleh tentara Israel, setelah dipindahkan kemudian ditembak-tembaki tak henti-henti… hingga meninggal 30 orang dan kebanyakan bayi..

Ini sudah jelas-jelas pelanggaran HAM dan kemanusiaan. Jangan terkotak-kotak dengan isu SARA. PBB sendiri sangat lamban.. Padahal jelas sekali pelanggarannya.. Ini bukan perang Muslim saja melawan Yahudi. Tapi ini perang orang-orang yang memiliki jiwa kemanusiaan kepada orang yang punya akal cerdas tapi Hati idiot…

Ada sebuah kalimat bagus dari Michael Heart, seorang musisi di Loas Angles US… “You can burn…our mosques and our homes and our schools. But our spirit will never die…” dia merilis lagu yang berjudul “We will not go down” (Song for Gaza) , lagu tersebut mendapat banyak respon, berupa komentar dukungan, sampai ia sendiri kewalahan menjawab dan membalas berbagai email yang masuk.

Walaupun lagu itu baru di rilis, namun telah ratusan ribu orang melihatnya di youtube dan mendownload MP3 nya. Lirik lagu “We will not go down” sendiri sangat menyentuh. Salah satu bait lirik dari “We will not go down”

Women and children alike

Murdered and massacred night after night

While the so-called leaders of countries afar

Debated on who’s wrong or right

Michael Heart menggambarkan kondisi rakyat Gaza akan gempuran Zionis Israel dalam lagunya itu membuat kita merasa tersindir dan sedih akan nasib rakyat Gaza.

Awalnya dia berencana dengan menjual CD lagu MP3 nya itu dan hasil penjualannya akan dia donasikan untuk kepentingan amal kemanusiaan untuk penduduk Gaza, tapi karena dia merasa sulit kalau harus sendiri mendonasikan hasil penjualan CD MP3 nya , akhirnya dia memutuskan semua orang bisa mendownload gratis lagu tersebut. Dan dia berharap, setelah mendengarkan lagu itu, orang-orang akan tergerak hatinya untuk membantu rakyat Palestina di Gaza dengan mendonasikan uangnya ke lembaga-lembaga kemanusiaan yang ada atau organisasi yang didedikasikan untuk meringankan penderitaan rakyat Palestina.

Sebagai musisi Michael Heart sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepada dia atas lagu tersebut. Dan dia berharap setiap orang yang masih mempunyai hati nurani, mendukung perjuangan rakyat Palestina dan membantu mereka walau hanya dengan berupa doa.

Sebelumnya sudah banyak artis barat yang membuat lagu khusus untuk dukungan terhadap rakyat Palestina, salah satunya Outlandish dengan lagunya “Look in to My Eyes”

Profil Michael Heart

Michael adalah seorang penyanyi dan penulis lagu independen yang berbasis di Los Angeles. Tahun lalu pada bulan Maret 2008, dia telah merilis album Pop / Rock yang berjudul “Unsolicited Material”. Michael juga merupakan seorang produser dan gitaris, dia juga memproduksi trek-trek lagu di rumahnya yang juga menjadi studio untuk berbagai artis lokal di Los Angeles . (fq/michaelheart.com)





WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)

16 01 2009

(Composed by Michael Heart)

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down In Gaza tonight

Download Lagunya





4 Tahun Tsunami : Prediksi Tsunami ke Depan Bisa Lebih Akurat

26 12 2008

Eddi Santosa – detikNews


Foto: academic.evergreen.edu

Hannover – Prediksi waktu tempuh tsunami mencapai garis pantai bisa lebih akurat. Penginderaan satelit juga membantu memetakan daerah terdampak dan daerah aman.

Hal itu mengemuka dalam seminar bertema “Tsunami di Indonesia: Belajar Dari Bencana” yang digelar oleh PIP PKS Hannover di Kornerstrasse, Hannover (Jerman), 25/12/2008.

Seminar yang juga diikuti secara online itu diselenggarakan untuk mengenang 4 tahun bencana tsunami Aceh, dengan narasumber Widjo Kongko M.Eng dari Universitas Hannover dan M. Rokhis Khomarudin M.Sc dari Deutsches Zentrum fuerLuft- und Raumfahrt (DLR) – Oberfafenhofen.

“Berdasarkan simulasi model tsunami terkini dengan menggunakan data resolusi detil didapati bahwa tsunami arrival time (waktu penjalaran tsunami) sampai ke daratan untuk kasus studi di Cilacap, lebih cepat berkisar 10 menit dari prediksi sebelumnya,” demikian Widjo, seperti disampaikan Maemun Fauzi kepada detikcom.

Dikatakan bahwa informasi ini sangat penting, karena berkaitan dengan sistem peringatan dini dan perencanaan evakuasi. Dengan hasil ini, menurut Widjo, prediksi model selama ini dengan menggunakan data batimetri kasar harus dikoreksi dengan menggunakan data batimetri yang lebih detil.

“Sehingga prediksi waktu tempuh tsunami mencapai garis pantai menjadi lebih akurat,” tandas pria yang sehari-hari bekerja sebagai peneliti BPPT Jogjakarta itu.

Kandidat doktor tsunami ini mengingatkan bahwa meskipun penyebab tsunami sudah diketahui yakni karena gempa teknonik dasar laut, gempa vulkanik dari gunung berapi di laut, longsor, atau jatuhnya meteor dari atas, namun hingga saat ini belum ada satupun ahli yang bisa mengetahui secara eksak, di mana dan kapan tsunami akan terjadi.

Penginderaan Satelit

Sementara itu M. Rokhis Khomarudin M.Sc mengatakan bahwa berbagai upaya deteksi dini sudah dapat dilakukan, selain dengan pemasangan tsunami early warning system, juga dengan bantuan satellite remote sensing.

“Dengan bantuan satellite remote sensing ini dapat dipetakan di mana daerah yang aman, gedung yang rentan terhadap tsunami dan lokasi potensial untuk bisa dijadikan tempat ungsi darurat,” jelas Rokhis.

Menurut Rokhis, dalam hal pemetaan distribusi penduduk, data satellit remote sensing dapat membantu mendetilkan informasi sebaran penduduk. “Di samping itu, dengan satellite remote sensing, kita dapat menentukan lokasi evakuasi vertikal untuk tsunami,” terang Rokhis.

Peneliti pada LIPI Jakarta itu berpendapat, bahwa berdasarkan kajian model tsunami diketahui waktu kedatangan tsunami di Indonesia kurang lebih hanya antara 30-60 menit, sehingga mutlak untuk diketahui pemetaan lokasi-lokasi wilayah aman tsunami yang tepat dan memetakan lokasi evakuasi vertikal untuk tsunami.

“Dan itu bisa dibantu dengan melakukan bantuan satellite remote sensing,” demikian ujar pria yang akrab disapa Rokhis itu.
peneliti LIPI Jakarta.

Seperti diketahui, bencana dahsyat tsunami (26/12) empat tahun lalu, telah menghancurkan Aceh. Tsunami diakibatkan gempa tektonik di dasar laut itu menimbulkan gelombang air hingga mencapai ketinggian lebih dari 16,5 m, menewaskan lebih dari 126.000 orang, 37.000 orang hilang dan lebih dari 500.000 orang kehilangan tempat tinggal. Selain Aceh, beberapa wilayah Asia Tenggara hingga kawasan Tanduk Afrika juga terkena dampaknya.

(es/es)





This always makes me cry… Rasulullah Last Hour

27 11 2008

Ada sebuah kisah tentang totalitas cinta yang dicontohkan Allah lewat kehidupan Rasul-Nya…

Pagi itu, meski langit mulai menguning, burung-burung gurung masih enggan mengepakkan sayap.
Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah,
“Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasihNya maka taati dan bertakwalah kepadaNya. Kuwariskan dua hal pada kalian, AlQur’an dan sunnah. Barangsiapa mencintai sunnahku, berarti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku akan bersama-sama memasuki surga bersamaku.”

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca. Sedangkan dada Umar terlihat naik turun menahan nafas dan tangisnya. Ustman menghela nafas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya telah tiba.

“Rasulullah akan meninggalkan kita semua”, desah hati para sahabat di kala itu.
Manusia tercinta itu hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda semakin kuat tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar.

Ketika itu, seluruh sahabat yang hadir pasti akan menahan detik-detik yang diteteskan sang waktu, bila mungkin.

Matahari kian tingggi, tapi pintu kediaman Rasulullah masih tertutup. Di dalamnya beliau sedang terbaring lemah dengan kening yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seseorang berseru mengucapkan salam.
“Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Namun Fatimah tidak mengizinkannya masuk,
“Maafkanlah, ayahku sedang demam,” kata putri Rasulullah itu sambil membalikkan badan dan menutup pintu.
Kemudian ia kembali menemani sang ayah yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya kepada Fatimah,
“Siapakah itu wahai anakku?”
“Tak tahulah aku, Ayah. Sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,” tutur Fatimah lembut.

Rasulullah menatap putrinya dengan pandangan yang menggetarkan, seolah beliau ingin menyimpan satu-satu bayangan wajahnya dalam ingatannya.
“Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara. Dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut,” kata Rasulullah.
Fatimah pun menahan ledakan tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, tetapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut menyertai.
Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia untuk menjemput ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.

“Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?” tanya Rasulullah dengan suara yang amat lemah.
“Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu,” kata Jibril.

Rasulullah tampak tidak lega, matanya masih penuh kecemasan.
“Tidakkah Engkau senang mendengar kabar ini?” tanya Jibril.
“Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?”
“Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: ‘Kuharamkan surga bagi siapa saja kecuali umat Muhammad telah berada didalamnya’”, kata Jibril.

Detik-detik hidup sang manusia tercinta hampir habis, saatnya Izrail melakukan tugas.
Perlahan ruh Rasulullah ditarik, seluruh tubuh beliau tampak bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.
“Jibril, betapa sakitnya sakaratul maut ini.”

Lirih Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril membuang muka.
“Jijikkah kau melihatku hingga kau palingkan wajahmu, Jibril?” tanya Rasulullah pada malaikat pengantar wahyu itu.
“Siapakah yang tega melihat kekasih Allah direnggut ajal,” kata Jibril.

Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik karena sakit yang tak tertahankan.
“Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan kepada umatku.”

Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan tangannya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu. Ali segera mendekatkan telinganya.

“Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan santuni orang-orang lemah di antaramu.”
Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat pun berpelukan menguatkan diri. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
“Ummatii, ummatii, ummatii,”__umatku, umatku, umatku.
Dan pupuslah kembang hidup manusia mulia itu…

Kini, mampukah kita mencintai Rasulullah
seperti beliau mencintai kita?
Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi

Diambil dari tulisan Anam, MS
dengan perubahan.

Just4 remind us…
How Rasulullah love ya all.





Raketkeun Duduluran Silih Rojong Sauyunan

17 11 2008

EXECUTIVE SUMMARY

“Karena kami yakin, permasalahan kesehatan dan lingkungan
adalah bencana yang akan membuat bencana yang lebih besar lagi”

Banyak permasalahan yang hadir di negeri ini. Bahkan ada juga yang menyebut negeri ini negeri 1001 bencana. Tidak hanya bencana alam yang kejadiannya tak menentu, namun ada bencana yang senantiasa “terpelihara”, yaitu bencana kesehatan dan lingkungan. Permasalahan ini kadang jarang diperhatikan, padahal justru bencana ini yang dapat menjadi bom untuk terciptanya bencana yang lebih besar. Untuk itulah diperlukan usaha dan karya nyata dari segenap anak bangsa, termasuk mahasiswa.

Kami, Badan Eksekutif Mahasiswa Bandung Raya,yang merupakan gabungan BEM-BEM di wilayah Bandung, melakukan kegiatan sosial dengan tema Raketkeun Duduluran, Silih Rojong Sauyunan – Rekatkan Persaudaraan, Saling bantu dengan sesama, yaitu melakukan kegiatan pelayanan kesehatan gratis, penanaman 12.000 bibit pohon yang kami lakukan untuk 13 desa yang tersebar dari kecamatan Ciwidey, Soreang hingga Ketapang. Serta melakukan perbaikan fasilitas umum di beberapa wilayah di area tersebut. Yang dilakukan selama 1 peksan sejak hari senin, 27 oktober 2008 hingga minggu, 2 november 2008. Kegiatan ini sebagai wujud karya nyata kami dalam memberikan kontribusi perbaikan masyarakat, serta membangun sense social kami untuk bekal kami kedepannya.

Kegiatan yang telah kami lakukan, telah memberikan bantuan pelayanan kesehatan untuk 6.131 orang atau kurang lebih sekitar 511 orang di setiap desa. Dengan penyhebarannya sebagai berikut :

Hari

1

2

Nama Desa

Jumlah Pasien

Nama Desa

Jumlah Pasien

Senin Panundaan – Ciwidey 324 Lebak Muncang – Ciwidey 505
Selasa Cisondari – Pasir Jambu 528 Cibodas – Pasir Jambu 674
Rabu Cukanggenteng – Pasir Jambu 515 Sukajadi- Soreang 614
Kamis Panyirapan – Soreang 630 Kramat Mulya – Soreang 443
Jumat Bandasari – Cangkuang 339 Ciluncat & Nagrak – Cangkuang 641
Sabtu Kopo – Kotawaringin 410 Gandasari – Ketapang 508

Dalam kegiatan penanaman pohon, kami telah menanam 12.000 bibit pohon yang tersebar antara kecamatan ciwidey hingga ketapang, untuk membantu kelestarian alam dan penghijauan di wilayah ini. Kami pun melakukan perbaikan beberapa  fasilitas umum seperti perbaikan saluran air, MCK dan tempat wudhu di desa Cibodas, serta pembuatan pavling block, pengadaan karpet, dan perbaikan bangunan Sekolah MTs Asy-Syuhada di Desa Bandasari Kecamatan Cangkuang. Kami juga melakukan berbagai macam kegiatan lainnya. Seperti kegiatan nonton bareng dan atraksi seni calung serta perkusi yang kami lakukan di desa Panyirapan. Juga kegiatan kompetisi tumpeng antar desa serta lomba mewarnai untuk anak-anak.

Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama BEM Bandung Raya dan Posko Jenggala yang senantiasa melakukan akasi-aksi kemanusiaan di berbagai tempat. Serta dukungan dari pemerintah Kabupaten Bandung dan aparatur desa yang membantu dalam kelancaran pelaksanaan kegiatan. Juga tentunya para penyandang dana yang mensupport ide dan pemikiran ini menjadi sebuah realitas.

Terima Kasih atas bantuan dan dukungannya. Semoga ini dapat menjadi pelecut untuk setiap pihak, terutama para pengambil kebijakan, untuk turun ke lapangan, memberikan yang terbaik dan mengambil kebijakan yang pro masyarakat. Agar negeri sejahtera bukan sebuah mimpi lagi.
Gilang Widyawisaksana
Koordinator