Kulihat disana sinarmu merekah………

19 09 2007

“Berikanlah cahayamu… bagi negeriku…….
Dengarlah suara seruan rakyatmu………
Tertindas terbelenggu menanti tanganmu…….
Berikanlah cahayamu… bagi negeriku……… ”

mentari..merekahlah..

Dengar…….
Tanah ini tercabik-cabik keserakahan
Lihat……..
Kabut derita jadi selimut bangsa ini
Rasakan……..
Mentari bangsa perlahan tenggelam

Gelap…….lelah………
Seribu langkah telah kujejak
Sungai telah alirkan darah
Hujan telah menjadi keringat
Aku meringis dalam ratap kematian

Waktu hanya menatap dan semakin menjauh
Akankah nyawa baruku telah hadir ?
Akankah nafas-nafasku telah berkumpul berseru
“Aku di sisimu…..raga yang lelah ! ”

Hhhh……..

Senja ini masih seperti senja-senja kemarin
Aku menatap berharap
Pekat sinarmu akan datang menjelang
Terangi jalan panjangku yang gelap

Tapi…….oh……..akankah kau hadir…… ?
Kau nafasku, kau nafasku, kau nafasku………
Saat kutatap diriku
Tak lagi mulia tuk kujaga

Kuharap ……..
Kau……. jiwa-jiwa berikutnya saat aku pudar
Kau……. panji-panji yang berkibar saat ku patah lelah
Kau……. putih kebenaran saat hitam mengungkungku

Bersamamu……..
Peluru menyalak merobek lehermu
Aku tak takut………
Bersamamu………
Hadangan rantai belenggu tirani kejam

Aku berani………

Hari ini……….
Sinarmu terbit di ufuk suci
Pijarnya hangatkan sudut negeri
Hari ini, hari milikku, hari milikmu
Fajar hari ini adalah fajar perubahan


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: