Segelas Susu

21 11 2007

 Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan
 dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapa
 sen uangnya, dan dia sangat lapar.
 
 Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah
 berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang
 wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia
 hanya berani meminta segelas air. Wanita muda tersebut melihat, dan
 berpikir bahwa anak   lelaki tersebut pastilah lapar, oleh karena itu ia
 membawakan segelas besar susu.
 
 Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya, “Berapa
 saya harus membayar untuk segelas  besar susu ini?”
 
 Wanita itu menjawab: “Kamu tidak perlu membayar apapun”. “Ibu kami
 mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan” kata wanita itu
 menambahkan.
 
 Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata:”Dari dalam
 hatiku aku berterima kasih pada anda.”
 
 Sekian tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat
 kritis. Para dokter dikota itu sudah tidak sanggup menanganinya. Mereka
 akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis
 yang mampu menangani penyakit langka tersebut. Dr. Horward Kelly dipanggil
 untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat ia mendengar nama kota asal si
 wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada mata dokter Kelly.
 
 Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju
 kamar si wanita tersebut. Dan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si
 wanita itu. Ia langsung mengenali itu pada sekali pandang. Ia  kemudian
 kembali keruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik
 untuk menyelamatkan nyawa wanita itu.
 
 Mulai hari itu, Ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita
 itu. Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh
 kemenangan….Wanita itu sembuh!!
 
 Dr. Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh
 tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan. Dr. Kelly
 melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan
 kemudian mengirimkannya ke kamar pasien.
 
 Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa
 Ia tak akan mampu menbayar tagihan tesebut walaupun harus dicicil seumur
 hidupnya.
 
 Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada
 sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan
 tersebut. Ia membaca  tulisan yang berbunyi..”Telah dibayar lunas dengan
 segelas besar susu!!” tertanda, Dr Horward Kelly.
 
 Air mata kebahagian kehilangan membanjiri matanya. Ia berdoa: “Tuhan,
 terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan
 tangan manusia.”

By Unknown


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: