Indonesia 2050

9 01 2008

Hmm. Mungkin tulisan ini sudah lama, tapi ga ada salahnya saya sampaikan lagi ke temen2, sebuah tulisan penuh harapan. Ya, semoga saja ini bisa terjadi, dan bisa menjadi pelecut bagi kita. Sebuah catatan tentang masa depan ekonomi Indonesia yang optimis ditulis dalam “The World in 2050-How big will the major emerging market economies get and how can the OECD compete?” oleh John Hawksworth, Head of Macroeconomics, Price Waterhouse Coopers.(silahkan diunduh di World Emerging Economics 2050)

Dalam tulisannya, John Hawksworth memaparkan hasil kajiannya yang berisi perbandingan proyeksi pertumbuhan negara-negara maju yang tergabung dalam G7 (US, Japan, Germany, UK, France, Italy dan Canada), ditambah dengan Spain, Australia dan South Korea, dan “the seven largest emerging market economies”, yang disebut sebagai E7 (Brazil, Russia, India, China, Mexico, Indonesia, dan Turkey), yang disingkat populer menjadi BRIC-MIT.

Bagi Indonesia, paparan John Hawksworth memberikan optimisme masa depan. Karena di tahun 2050, Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar keenam dunia dibawah AS, China, India, Jepang dan Brazil. Lebih besar dari kekuatan ekonomi dunia saat ini seperti Jerman, UK, Kanada, Perancis dan Itali. Pada tahun 2050 GDP per capita Indonesia diproyeksikan mencapai US$23.000, bandingkan dengan GDP per capita di tahun 2005 yang sebesar US$1.250.

Kajian yang dilakukan oleh John Hawksworth mengedepankan keunggulan kompetitif pasar, yaitu jumlah sumber daya manusia produktif yang melimpah di negara-negara BRIC-MIT selain variabel pertimbangan lainnya.

Sekalipun berbagai ketidakpastian akan berpengaruh terhadap bisa tidaknya proyeksi yang dilakukan John Hawksworth tersebut terjadi, optimisme akan makmurnya bangsa ini juga didukung oleh kajian-kajian lain misalnya yang dilakukan oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dengan Visi Indonesia 2030, dan oleh Yayasan Indonesia Forum (lihat di http://id.wikipedia.org/wiki/Visi_2030).

Dalam Visi 2030 dan Roadmap 2010 Industri Nasional yang dibuat oleh KADIN, dijabarkan, bahwa visi itu akan diwujudkan melalui tiga pilar utama yaitu
– pertama memperkuat kemampuan rancang bangun industri nasional dan jaringan penjualan
– kedua memperkuat industri berbasis sumber daya alam guna mencapai swasembada pangan.
– ketiga meningkatkan kreatifitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia untuk mengembangkan industri berbasis tradisi dan budaya bangsa yang berkualitas tinggi sehingga dicintai untuk digunakan sehari-hari di samping sebagai kekuatan menghadapi produk impor diera globalisasi.

Sementara itu Yayasan Indonesia Forum memproyeksikan pada tahun 2030 nanti, dengan jumlah penduduk sebesar 285 juta jiwa, PDB Indonesia bisa mencapai 5,1 triliun $US. Dengan pendapatan perkapita US$ 18.000 per tahun maka Indonesia akan berada pada posisi kelima ekonomi terbesar setelah China, India, Amerika Serikat dan Uni Eropa. Untuk mencapai cita-cita dan impian ini, beberapa asumsi harus dapat tercapai, yaitu: pertumbuhan ekonomi riil rata-rata 7,62 %, laju inflasi 4,95 %, dan pertumbuhan penduduk rata-rata hanya 1,12 % per-tahun.

Ya, sebuah kajian ilmiah yang patut kita perjuangkan bersama. Karena toh, memang sebuah optimisme akan kebangkitan Negeri ini harus kita miliki bersama. Karena masa depan di tangan kita kawan-kawan…

Selamat berkarya, negeri ini menanti karya-karya kita!!


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: