Betapa Miskinnya Kita…

31 07 2008

Suatu ketika seseorang yang sangat kaya mengajak anaknya mengunjungi sebuah kampung dengan tujuan utama memperlihatkan kepada anaknya betapa
orang-orang bisa sangat miskin. Mereka menginap beberapa hari di sebuah
daerah pertanian yang sangat miskin

Pada perjalanan pulang, sang Ayah bertanya kepada anaknya.’ Bagaimana perjalanan kali ini?’ ‘ Wah, sangat luar biasa Ayah’. ‘ Kau lihatkan betapa manusia
bisa sangat miskin’ kata ayahnya. ‘ Oh iya’ kata anak
nya’. ‘ Jadi, pelajaran apa yang dapat kamu ambil?’ tanya ayahnya. *

Kemudian si anak menjawab. ‘ saya saksikan bahwa kita hanya punya satu anjing, mereka punya empat. Kita punya kolam renang yang luasnya sampai
ketengah taman kita dan mereka memiliki telaga yang tidak ada batasnya. Kita mengimpor lentera-lentera di taman kita dan mereka memiliki bintang-bintang
pada malam hari.

Kita memiliki patio sampai ke halaman depan, dan mereka memiliki cakrawala secara utuh. Kita memiliki sebidang tanah untuk tempat tinggal dan mereka
memiliki ladang yang melampaui pandangan kita. Kita punya  pelayan-pelayan untuk melayani kita, tapi mereka melayani sesamanya. Kita membeli untuk
makanan kita, mereka menumbuhkannya sendiri.Kita mempunyai tembok untuk melindungi kekayaan kita dan mereka memiliki
sahabat-sahabat untuk saling melindungi.’

Mendengar hal ini sang Ayah tak dapat berbicara. Kemudian sang anak menambahkan ‘Terimakasih Ayah, telah menunjukan kepada saya betapa miskinnya
kita.’
————————————————————————————————————————————————–
Kadang-kadang kita sering melupakan apa yang telah kita miliki dan terus memikirkan apa yang tidak kita punya. Apa yang dianggap tidak berharga oleh
seseorang ternyata merupakan dambaan bagi orang lain. Semua ini tergantung dari cara pandang seseorang.

Mungkin akan lebih baik jika kita bersyukur kepada Tuhan sebagai rasa terima kasih kita atas semua yang telah disediakan untuk kita daripada kita terus
menerus khawatir untuk meminta apa yang belum kita miliki.

Semoga kita semua termasuk orang-orang yang bersyukur. sehingga kita dapat merasakan betapa Tuhan maha pengasih & penyayang dan itulah sumber
kebahagiaan kita ………… Aamiin


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: