Laskar Pelangi

4 10 2008

Hebat, salut, terharu,, perasaan itu tumpah ruah menjadi satu sesaat setelah nonton film Laskar Pelangi. Ada sebuah pesan moral yang masih teringat dan bagus banget :

“Memberilah sebanyak-banyaknya bukan meminta sebanyak-banyaknya”

Pesan Pak Ciek kpd murid-muridnya. Pesan moral yang tulus dari seorang guru yang mengutamakan keluhuran budi ketimbang angka-angka nilai. Cocok sekali untuk mengingatkan kondisi pendidikan kita yang morat-marit.

Back to film, Dari sisi teknis, film ini digarap dengan rapi. Sinematografer Yadi Sugandhi menampilkan gambar-gambar indah dan terkonsep dengan baik. Dari sisi gagasan, film ini menggarap berbagai permasalahan nyata di masyarakat dengan cara yang ringan dan cukup bisa dinikmati.

Pokoknya bagus banget deh.. Rugi lah klo ga nonton.. Klo yang uda nonton silahkan aja berbagi hal-hal yg dipetik dr film ini

selamanya…

cinta kepada hidup
memberikan senyuman abadi
walau ini kadang tak adil
tapi cinta lengkapi kita

laskar pelangi
takkan terikat waktu
jangan berhenti mewarnai
jutaan mimpi di bumi

menarilah dan terus tertawa
walau dunia takseindah surga
bersukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia

selamanya…

(Laskar pelangi-Nidji)

Laskar Pelangi
takkan terikat waktu
bebaskan mimpimu di angkasa
raih bintang di jiwa


Actions

Information

6 responses

5 10 2008
eno

assalamualaikumm..
waa udah nontonnlaskar pelangii yahh..
aku belooomm..

masku namanya cahyo sukmono (FT 05).. diajg sering nyeritain bang ajii.. tapi itu duluu.. hehee

katanya mas, bang gilang oktober lulus ya?
selamat.. semoga sukses selalu..

6 10 2008
IstiQomah

film yang penuh inspirasi setelah saya menonton nya..

12 10 2008
amiramdhani

hmm,,
mohon maaf lahir batin k ^^

wah, dari blog2 yg saya kunjungi, pada nuls tentang LP (bukan linkin park),,termasuk saya juga
filmnya memang keren, untu cerita yg diangkat dr novel,,

smoga film2 indonesia bisa seperti itu,,tidak hanya komersil tapi juga ada nilai2 positif yang terkandung didalamnya

15 10 2008
37degree

yang paling saya kagumi adalah semangat lintang mencari ilmu
meskipun banyak hambatan (kemiskinan, paling jauh jarak rumah dan sekolah, dan buaya serta bodenga-nya yg menyeramkan), lintang adalah yg paling pagi datang dan yg paling akhir pulang… ia juga yg paling semangat belajar dan tak segan membagi ilmunya pd teman2nya

yang paling menyedihkan adalah berhentinya langkah lintang utk dapat merasakan pendidikan formal
kalau saja potensi lintang terus diasah di bangku sekolah, mungkin saja ia bisa jadi profesor! peneliti dan penemu yg pantas dibanggakan indonesia… sayang sekali, Allah berkehendak lain utk seorang lintang yg jenius seperti copernicus

yang paling melegakan adalah kebangkitan perfilman indonesia dg hadirnya laskar pelangi,,, salah satu obat penawar bagi sakitnya dunia perfilman indonesia,,, smg semakin banyak sineas yg akan tergerak utk membuat film-film yg berkualitas dan mendidik, seperti yg dipersembahkan riri reza dg laskar pelanginya andrea hirata

ayo, maju, perfilman indonesia!

17 10 2008
Fakhria

hehehe, sama kak, saya juga terharu..

ada 3 jeda dimana aku menangis (refleks):
-saat pak harfan meninggal dan bu Mus harus berjuang sendiri, mengajari anak2 berhitung..membaca peta..di kelas yang sangat mengenaskan
-saat lintang pamit, trus ikal teriak “lintaaaaaaaaaaaaaaaaaaang…..!!!” hikssss ini paling menyedihkan serius!
-Saat lintang “ngemong”, menggendong, menjaga adik-adiknya di rumahnya yang penuh dengan tempelan koran.

paling suka pas lintang bilang ke anak perempuannya,
“kejar pelangimu hingga ke ujung dunia..!”
dan saat bu Mus bersepeda dengan anak2 dan bilang
“Mau mengejar pelangiiiiii…….” saat ditanya “mau kemana Mus?”
Dan paling lebay ketawa pas :
liat mahar beraksi
liat ikal jatuh cinta, hihihi
apalagi pas ikal bilang “makanya, kalau kau tak rajin sholat, pandaai2lah berenang” saat pak Harfan bercerita tentang nabi Nuh.

Pelajaran berharga lah pokoknya, laskar pelangi.

18 10 2008
shallypristine

kunjungan balasan..
waha..
sama,, nulis tentang ini juga..
at least Riri Riza berhasil menyelesaikan PR semua sutradara yg mengangkat ide cerita dari novel sukses yaitu jebakan untuk bisa keluar dari novel aslinya..
sejauh ini saya gak banyak denger komplain soal ”kok beda sama bukunya, sih?”
beda sama AAC, perasaan banyak banget yang komplain kok gini kok gitu,,
gitula..
hehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: